January 5th, 2007 by mpiq

LUKA

Kuredam rasa pilu hati
Walau perih dan merobek asaku
Sering kucoba tuk tegarkan hatiku
Dalam menjalani hariku

Namun semua itu terlalu
Terlalu sesakkan nafasku
Saat bayangmu menggodaku

Namun sadarku harus menepis
Semuanya tentang dirimu
Kau tlah patahkan asaku

Tergores kembali satu luka dihatiku
Mengendap membelah jiwa
Kuingin berlari mencoba tak tersentuh
Oleh hasrat angan jiwa

Namun semua itu terlalu
Terlalu sesakkan nafasku
Saat bayangmu menggodaku

Namun sadarku harus menepis
Semuanya tentang dirimu
Kau tlah patahkan hidupku

Tergores kembali satu luka dihatiku
Mengendap membelah jiwa
Kuingin berlari mencoba tak tersentuh
Oleh hasrat angan jiwa

Di hariku…….

December 22nd, 2006 by mpiq

TAK PERNAH MENYESAL

Mengapa ku harus menangis menyesali kepergianmu
Aku harus setegar karang, kokoh berdiri di lautan
Yang tak akan hancur karena ombak yang tak tentu menerjang

Pergantian musim selalu mengingatkan aku padamu
Adakah kau mendengar aku, menyebut memanggil namamu
Perlahan kucoba berdiri, menahan perih dan menangis

Tak pernah menyesal mengenal dirimu
Jalan yang kutempuh tak tertuju padamu
Ku takkan sesali pengalaman cinta ini
Wanita terindah pernah jadi milikku

>>>> I love u so much, but u’r not mine…. <<<<

December 13th, 2006 by mpiq

PERGI SEJAUH MUNGKIN


Lelah hati yang tak kau lihat
Andai saja dapat kau rasa
kan letihnya jiwaku karna sifatmu

Indah cinta yang kau berikan
Kini tiada lagi kudapatkan
Teduhnya… jiwa…

Baiknya kupergi tinggalkan dirimu
Sejauh mungkin…..
Untuk melupakanmu…..

Bila saat nanti aku jauh
Kuharap kau mengerti….
Kuharap kau sadari….

Baiknya kupergi tinggalkan dirimu
Sejauh mungkin…..
Untuk melupakan…..
Dirimu yang slalu tak pedulikanku
Yang mencintaimu…..
Yang menyayangimu…..


>>> Can I do that ??? <<<


November 30th, 2006 by mpiq

2 Miracle in 1 day

Miracle #1 (Bikers Brotherhood)
===========================

Jam 17.00 tepat gwe keluar dari kantor klien di Komplek Harmoni, Jakarta Pusat. Keadaan trafik sangat semrawut, dengan tujuan depok, gwe & ponakan bawa motor. Semenjak jalan dari kantor gwe di depok itu motor emang ga diperhatiin Fuel Meternya. Tau2 ketika didepan CHAZE PLAZA, motor mati ditengah jalan dan itu membuat jengkel rider lainnya yg mengumpat ditengah semrawutnya trafik jalur lambat sudirman.
Akhirnya, tanya tukang ojeg dimana pom bensin terdekat… "jauh mas, di Semanggi"….. hekssss, senep gwe.
Yah akhirnya dengan pasrah ponakan gwe dorong2 motor di tengah macetnya sudirman. Ga kebayang jalan segede gitu pada jam 17.40 motor pun ga bisa "nyelip"…. bener2 dehhhhhh.

Nahhh, tepat di depan WTC Sudirman setelah mendorong motor sekitar 1 Km…. ada rider dan boncenger yang menyapa…. " Knapa broo….. kempes apa mogok ??? "
Setengah kaget sambil senyum, gwe jawab " keabisan bensin bro… lupa liat Fuel Meter, hehehehehe…. "
Trus di jawab…. " Pom masih jauh broo…. nih pake bensin gue aja daripada dorong2an…. " hah, gwe bengong……
Ternyata mereka bawa sejerigen bensin 20 liter, yang katanya untuk bensin mobilnya yg mogok di rumahnya (nah lo…. jangan2 lupa liat Fuel Meter mobil nya kalee…)
Lalu pas didepan pos satpam WTC gwe brenti buat ngisi bensin. Ga enak hati juga akhirnya gwe ambil hanya 1/4 liter, cukuplah sampe semanggi…. tapi mereka bilang kurang " tambahin aja dikit lagi bro…. ".
Alhasil motor idup lagi…. rada2 tengsin gwe bilang " Gwe bayarin yah bensinya bro…. " trus mereka menolak. " Gapapa bro… santei aja, masih banyak nih, hehehehehe….. "
Setelah salam2an, kita pun misah.

Akhirnya Motor gwe pun jalan lagi sampe ngisi bensin pom bensin depan Menara Jamsostek, sambil istirahat & solat maghrib.

Miracle #2 (Bikers Accident)
========================

Habis ngisi bensin & solat mahgrib, gwe lanjut jalan. Menyusuri padetnya trafik Gatot Subroto menuju pancoran trus belok kanan masuk ke Jalan raya Pasar Minggu.
Trafik tersendat abis sampe pertigaan Kalibata, lepas itu semua motor serasa bebas lepas kendali, ngebut se-ngebut2nya (termasuk gwe, walau cuma geber 40 KM/jam, hehehehe…..)

Didepan kompleks GARUDA INDONESIA Pasar Minggu, gwe nyusul Bus PPD Patas-54 (Grogol - Depok)…. posisi bus berada di kanan sedang mendahului mikrolet & metromini yg jalannya lambat. Celah antara bus & trotoar tengah sekitar 1 meter, spedometer motor gwe menunjukkan angka 35 KM/Jam, gwe jaga jarak sama Honda Tiger di depan gwe sekitar 5 meter-an. Ketika bus lebih me-mepet ke tengah trotoar, jarak antar bus & trotoar tengah menyempit dan membuat motor gwe terjepit…. gwe mainin lampu tembak (kedap-kedip) berharap si supir liat posisi motor gwe, karena gwe yakin dengan klakson standar Honda Supra FIT tu sopir ga bakalan denger. Ternyata memang benar, si sopir jaga jarak gwe lg supaya ga terlalu me-mepet motor gwe…..
Gwe gas motor mau duluin itu bus, dan tiba2 bus itu menjauh (ke kiri) dari motor gwe…. ternyata di depan gwe Honda Tiger tadi ngerem mendadak karena mau belok ke kanan tanpa kasih tanda lampu sign….
Reflek gwe tarik rem depan, ban berdecit…. trus respon gwe injek rem belakang terlambat, akibatnya motor gwe slip ke kiri bersamaan dengan laju bus. Motor jatuh, ponakan gwe yg dibonceng jatuh bersamaan dengan motor slip dan hampir ditabrak motor yg ada di blakang gwe yg juga ngerem mendadak. Menghindari reflek megang setang kuat2 yg bisa mengakibatkan gwe malah narik gas, akhirnya gwe lepas tangan dari stang. Motor nyenggol bodi bus, gwe kelempar ke bus dengan kepala nge-hantam bodi bus duluan (alhamdulillah… gwe pake helm FULL HEAD, jadinya gpp…)
Secara impak (hukum fisika), 1/2 bodi motor masuk ke kolong bus trus mengekor badan gwe jg (posisi pinggang ke bawah udah masuk kolong)….

Thanks GOD…. si supir ngerem mendadak, ban ganda (belakang) bus jaraknya cuma 30cm dari badan gwe, siap nge-lindes badan gwe yg kuyus ini :)…. penumpang bus yg berdiri & yg bergelantungan di pintu semuanya mental…. suasana rusuhhh…..
Sopir turun trus bertanya… " Gapapa mas…. ??? "
Saya jawab " Alhamdulillah pak…. " Sambil dia tarik gwe dari kolong dibantu sama kondektur dan penumpang lain.
Ponakan gwe yg kelepar lebih dulu udah bangun…. trus ikut bantuin.

Kejadian begitu cepat, gak sampe 5 detik…….

September 27th, 2006 by mpiq

LADY OF DREAM

Save me a place in the heart of your hearts
When you think of love, never for sake me
Wanting and dreaming you, each time I think of you
Lying naked beside me ……

Only a Lady of Dreams
She will bring magic, to sing to your heartstrings
Only a Lady of Dreams Come alive
You are all ….. That I desire!!

Save me a place in the heart of your hearts
When you think of dreams, never for sake me
Wanting and holding you, each time I come to you
Lying naked beside you ……

Only a Lady of Dreams
She will bring magic, to sing to your heartstrings
Only a Lady of Dreams Come alive
You are all ….. That I desire!!

Something tells me this is love that surrounds
Only a fool, without wisdom can see
Blind as I am, in your eyes
My Lady of Dreams

Blind as I am, in your eyes
My Lady of Dreams

Save me, save me a place in your heart
Tears escape from me when we’re apart
Please dream of me now …..
My Lady of Dreams

My thought and wishes are all that surrounds
Mysteries hold you then fly you away
You know you are my life …..
My Lady of Dreams

You know you are my life …..
My Lady of Dreams

September 20th, 2006 by mpiq

BILA AKU PULANG
==============================================================

Sambut aku dengan senyummu saat aku pulang
Peluk aku, usap peluhku…
Ringankan beban dipundakku
Tlah jauh ku berjalan, mengarungi sang waktu hanya untukmu
Coba kupetik bintang, lalu kubawa pulang itu hanya untukmu

    Kuingin kau jadi teman….
    Dimana aku bersandar dari penat letihku
    Kuingin kau jadi teman….
    Dimana aku berhenti tuk tenangkan jiwaku

Sambut aku dengan cintamu saat aku pulang
Sentuh aku basuh perihku…
Hilangkan letih ditubuhku
Tlah jauh ku berjalan, mengarungi sang waktu hanya untukmu
Coba kupetik bintang lalu kubawa pulang itu hanya untukmu

    Kuingin kau jadi teman….
    Dimana aku bersandar dari penat letihku
    Kuingin kau jadi teman….
    Dimana aku berhenti tuk tenangkan jiwaku

August 14th, 2006 by mpiq

I’m Your Angel

……………………………………………


No mountains too high for you to climb
All you have to do is have some climbing faith
No rivers too wide for you to make it across
All you have to do is believe it when you pray

And then you will see the morning will come
And everyday will be bright as the sun
All of your fears cast them on me
I just want you to see

I’ll be your cloud up in the sky
I’ll be your shoulder when you cry
I’ll hear your voices when you call me
I am your angel
And when all hope is gone, I’m near
No matter how far you are, I’m near
It makes no difference who you are
I am your angel
I am your angel

I saw your teardrops, and I heard you cry
All you need is time
Seek me and you shall find
You have everything and your still lonely
It don’t have to be this way
Let me show you a better day

And then you will see
The morning will come
And all of your days will be bright as the sun

So all of your fears
Just cast them on me
How can I make you see

I’ll be your cloud up in the sky
I’ll be your shoulder when you cry
I’ll hear your voices when you call me
I am your angel
And when all hope is gone, I’m near
No matter how far you are, I’m near
It makes no difference who you are
I am your angel
I am your angel

And when its time to face the storm
I’ll be right by your side
Grace will keep us safe and warm
And I know we will survive

And when it seems as if
Your end is drawing near
Don’t you dare give up the fight
Put your trust beyond the skys

I’ll be your cloud up in the sky
I’ll be your shoulder when you cry
I’ll hear your voices when you call me
I am your angel
And when all hope is gone, I’m near
No matter how far you are, I’m near
It makes no difference who you are
I am your angel
I am your angel

Eksploitasi Kesedihan & Originalitas Schedule MRT ……

June 29th, 2006 by mpiq

Rabu, 28 Juli 2006…..

Karena ada urusan ke mangga dua, aku berangkat jam 10.50 menuju Stasiun UI.
Sampe sana waktu menunjukkan pukul jam 10.55, ketika aku bertanya di loket margonda "pak, KRL Express jam brapa"…. di jawab "5 menit lagi mas… jam 11" kemudia aku disuruh membelinya di loket utama (loket UI). Sampe di loket UI kembali aku tanya…. "Pak, Express jam brapa…" dan di jawab si bapak penjaga loket yg sambil ngunyah ketoprak "jam 11.30 mas"…

Mana seh yg benerrrrr….

Gak lama setelah aku bertanya, halo-halo (speaker stasiun :red) bilang kalo KRL ekonomi tujuan jakarta kota akan masuk, aku langsung beli karcis ekonomi  yg cuma "ceng-gow" itu. Pas mau nyebrang emplasment stasiun, kereta udah triak-triak dengan peluitnya yg keras…… Lumayan, aku dapet kereta buatan tahun 1985, langsung naek dari sisi sebelah kiri (emplasmen stasiun sisi kanan). Aku pikir, daripada nunggu jam 12.30 mendingan juga jalan….. kalo ini kereta yg aku naikin gak "dibalap" di Stasiun Pasar Minggu atau Manggarai… berarti bener bahwa jadwal kereta Express adalah jam 12.30… bukan jam 11.00

Kembali… melihat pemandangan aneka rupa di dalam MRT ekonomi favorit warga Jakarta-Bogor ini. Setelah dengan angkuhnya seorang bapak menyuruh aku masuk karena gantungan di pintu, aku langsung waspada 100% dengan Tas, HP, Kantong Celana dan terutama iPod aku… (takutnya bapak itu nyuruh aku masuk ke arah temen2nya yg siap "grayangan".

Ternyata tidak…. di dalam mengambil posisi di tengah gerbong, aku berdiri menghadap jendela dan jejeran penumpang di depanku, sengaja aku mencari yg pemandangannya "sedikit" indah…
Seorang wanita cantik berjilbab duduk di depanku & aku dengan cueknya mendengarkan "Master of Puppet - Metallica" dari iPod ku….

Gak lama, terdengar suara yg lebih keras dari earphone iPod-ku….. di ujung kereta aku lihat seorang wanita berjilbab berjalan "ala" suster ngesot…. bener2 ngesot di kereta karena kakinya lumpuh. Sementara sorang buta yg digandengnya menyalakan "karaoke gendong"… dan lagu-lagu Nia Daniati (jadulll) pun mengalun memenuhi ruangan gerbong bercampur dengan triakan "tahu asin…. telor asin…. minuman dingin teh botol fruit tea coca cola fanta sprite…. pulpen…." dan banyak triakan lain karena saat itu kereta agak lowong (maksudnya masih bisa lari2an kecil di kereta… soalnya kalo udah jam brangkat/pulang kantor… boro2 lari kecil…. jalan aja udah gak bisa…)
Risih, sedih, terharu rasa di benak ini…. kuarahkan T630 ku ke arahnya untuk kuambil gambarnya agar bisa aku perlihatkan di blog ini…. namun dia tersenyum dan menggeleng…. pertanda dia tidak setuju atau mungkin terbiasa dengan potretan orang2 yg iba padanya ??

Ah…. akhirnya foto itu aku hapus dari SonyEriccson-ku…. aku gak mau dianggap meng-eksploitasi mereka.

Ternyata keretaku gak dibalap Kereta Express, dan jam 11.35 kereta ekonomiku melanggeng langsung & ngebut melintasi stasiun Gambir seiring dengan getaran HP di kantong…. "udah sampe mana ??…" kata suara di seberang HP dan aku jawab apa adanya posisiku saat itu.
Sampe Stasiun Juanda… aku keluar dan lari pindah ke gerpong paling depan, maksudnya biar pas sampe stasiun kota gak desak2an keluar dari peron penjagaan karcis…
Ktika masuk, dengan iPod masih di kantong dan lagu GIGI mengalun di earphone, tanpa sadar iPod ku udah ada di genggaman orang lain…. nah lo….

Aku liatin dia sambil bilang "knapa woi ???"…. dan orang itu dengan rasa pura2 gak tau bilang "eh maap bang… saya kira abang temen saya…"
Hahahahahahahaha….. begini nih kalo maling ketangkep basah. Sambil dia balikin itu iPod ke tanganku, aku bilang dengan mimik bijak "ati-ati lo… jangan salah ambil lagi, ntar dilempar keluar kereta lo…" dan sambil ngloyor dia pergi sambil bilang "iya bang… sori ya…"

Duhh…. nyariss….

Ternyataaaaaa, wanita berjilbab yg ngesot & orang buta tadi kembali melewati aku…. dan akhirnya dia berhenti di ujung kereta persis di depanku sambil bilang "terima kasih ya mas…".
Akhirnya aku berniat mengajaknya ngobrol….

Parasnya cukup cantik (sumpahhhhh) dengan jilbab di kepalanya, ternyata bapak buta itu adalah suaminya… gak lama dia memeriksa isi kaleng biskuit yg tadi dia bawa2 sepanjang 8 gerbong kereta… dan uang ribuan + beberapa gocengan pun dia kumpulkan satu2 mirip supir angkot atau kondektur bus…. kemudian dengan telaten uang itu dia hitung per 10rebu dan dia masukin ke tas "mini" yang di selempangkan di dadanya… di balik kain jilbab panjangnya.

"Alhamdulillah mas, dapetnya lumayan…." bilangnya kepadaku, tersenyum aku bertanya "tinggalnya dimana mbak ??"……. "Bojong Gede" jawabnya….
Ternyata, dia adalah salah satu "anggota" panti asuhan orang2 cacat yang katanya banyak tersebar di bogor & sekitarnya…. mereka di drop di stasiun2 kereta antara Bogor - Citayam. Mereka tinggal di panti dan membayar untuk kamar, dan sewa radio karaokenya…. juga bayar untuk biaya "antar-jemput" nya….
Banyak dari mereka di tampung di tempat yg layak walau banyak juga di tempat yg tidak layak… cerita wanita ini cukup membuat hati aku meringis dan menangis…
Mereka hanya bilang…. "bos panti sih makin kaya mas dari setoran kita… kemaren aja baru beli mobil 1 lagi…."

Gilaaaaa………

Orang2 ini di manfaatkan dan di ekploitasi kesedihannya di kereta yg mondar mandir Jakarta-Bogor setiap hari.
Walaupun mereka hidup layak disana (menurut pengakuannya), tapi tak jarang mereka yg sudah "mapan" dengan ekonomi Jakarta-Bogor nya gak boleh keluar dari panti dengan alasan "siapa yg mau rawat kamu ???"
My God…. 1 panti itu diisi lebih dari 50 orang tunanetra dan cacat. Memang mereka di bimbing, diajarin menghapal lagu untuk karaokenya (bagi yg buta & sendiri) dan banyak dari mereka yg mendapat jodoh di panti itu dan menikah disana.

Aku berhitung…. dengan setoran Rp. 25.000 sehari untuk sewa radio + accu (baca: Aki/Batere) dan antar jemput, dalam sehari sang bos panti mendapatkan paling sedikit Rp. 1.250.000,- bersih…….
BERSIH LHOOOOO……….
Cuma beda tipis sama pendapatan harian warnet aku yg masih harus menanggung beban Bandwith, Listrik & Pegawai, puluhan juta tiap bulannya….. Gelooo….

Dan menurut pengakuannya, gak cuma 1 panti seperti itu… ada cukup banyak yg menampung orang cacat tubuh (pincang), cacat penglihatan (buta), dan anak2 jalanan.
Mereka bukannya dibina, namun justru dilepas di jalan untuk mengekploitasi belas kasihan orang dan dikoordinir dengan rapi. Juga menurut pengakuannya, memang gak semua panti "buruk"… ada beberapa panti yg dikelola dengan baik dan bener-bener mengurus mereka.

Tak terasa kereta udah sampe ujung Rel Jakarta…. mentok.
Ya… Stasiun Jakarta Kota (BEOS), akhir dari semua rel yg membentang dari seluruh penjuru pulau jawa itu. Setelah pamit dengan pasutri itu, aku loncat turun karena buru2 udah ditunggu orang di mangga-dua.

Selesai urusan di mangga dua, waktu menunjukkan jam 17.30. Macet di depan mangga dua tak dihiraukan beberapa mikrolet yg dengan santai ngetem di depan Mall Mangga Dua. Aku naik salah satu mikrolet itu.
Sesampai di BEOS, kulihat kereta Depok Express di jalur 12 sedang parkir… secepat kilat aku lari ke loket untuk membeli karcis Depok Express seharga Ceban (hehehehe… jauh banget ya bedanya sama karcis ekonomi yg cuma ceng-gow).
Setelah seruduk sana seruduk sini, aku berhasil masuk ke emplasmen stasiun menuju kereta yg Adem & Nyaman itu……

But, my God…… pintu otomatis tertutup hanya beberapa meter aku lari menghampiri kereta….
Damned…… dengan tenangnya kereta itu jalan seperti mengejek aku yg ditinggalnya.
Di halo-halo stasiun di katakan bahwa Depok Express selanjutnya adalah jam 18.55 alias jam 7 malem kurang 5 menit……. yang artinya aku haus nunggu selama 1.5 jam lagi……

ASLI BETEEE…….

Akhirnya sambil nunggu, ke emperan cari2 CD MP3 yang dijual banyak banget… hehehehe
Bajakan2 emang hebat, artis baru pun ada…..ckckckckckc…..
Jam 18.20 diberutahukan bahwa Depok Express baru aja brangkat dari stasiun Juanda menuju BEOS… berarti paling tidak 5 menit lagi sampe.
Dan bener…… jam 18.26 itu kereta masuk jalur 12 stasiun BEOS.

Halo-halo stasiun bilang Kereta jalan jam 18.55… yang berarti 1/2 jam lagi.
Tapiii….. ternyata 5 menit kemudian (jam 18.32) jalur dinyatakan aman dan kereta boleh jalan….
Waduhhhhh….. agak harap2 cemas sih, sebetulnya skedul yg bener mana sihhhhh, apa nih kreta ntar gak nyeruduk kereta di depannya ??

Ternyata, perjalanan aman2 aja…. malahan jam 18.05 udah sampe di stasiun Depok.
Geleng-geleng kepala aku… bagaimana bisa Skedul Kereta Api bisa "dimainin" begitu….

Bahkan sampe sekarang aku nulis ini blog, masih bingung dengan "originalitas" skedul kereta api jalur Jakarta-Bogor ini….. :-(

Kejujuran itu INDAH…. walau kadang MENYAKITKAN….

June 25th, 2006 by mpiq

Hmmm….. JUJUR,

Satu kata yang sesungguhnya mencerminkan siapa kita sebenarnya. Sebuah kejujuran merupakan ciri dari seorang umat, baik terhadap agamanya, komunitasnya maupun dunianya.
Namun apakah kejujuran itu memang harus dimiliki semua orang ??

Kejujuran adalah sebuah sifat yang akan menghasilkan sebuah sikap. Sikap ini yang akan di nilai oleh semua orang yg ada di dunia ini, baik itu teman, saudara, orang tua, pacar atau orang-orang tersayang kita. Namun haruskah kita jujur dalam berbagai hal ??

Mungkin, karena kejujuran biar bagaimanapun menjadi kunci dari kesuksesan manusia menghadapi dunia. Walau (mungkin) kini kejujuran bisa dikatakan lebih sering terkubur bersama kebohongan.
Salah atau tidak, kejujuran semakin lama akan terungkap pada diri seorang manusia. Pada saat itu, tinggal bagaimana orang2 terdekat dan tersayang kita menyikapi tentang kejujuran yg terkuak… yg selama ini tertutupi oleh kebohongan.

Ya… yang pasti ada yg menerima dan ada yg tidak. Bagi mereka yg punya jiwa besar dan pastinya bisa menerima walaupun nyatanya itu menyakitkan. Hanya mereka yg pemaaf lah yg bisa menerima sebuah keterbukaan akan kejujuran yang dilontarkan setelah sekian lama tertutup oleh kebohongan belaka….

Selalu dan pasti… kejujuran itu akan membawa dampak yang positif… apapun itu.
Jadi… terimalah siapa dirimu dengan kejujuran dari orang tersayangmu.
Kebohongan adalah hal yang sangat menyakitkan, namun kesakitan itu bisa dibasuh dengan kejujuran dan hati yang lapang.

Berkatalah dalam hati "Ya, saya seperti itu…" jika ada seorang yg kita kasihi jujur mengatakan siapa kita sebenarnya. Karena penilaian ada bukan pada diri kita, tetapi ada pada orang lain.
Biasanya hal tersebut merupakan "warning" bagi kita untuk melangkah ke hidup yg lebih jauh. Tanpa itu, kita tidak bisa menilai bagaimana diri kita dimata orang lain.

Terimalah kejujuran atas koreksi orang tersayang kepada kita, niscaya itu akan membuat kita berfikir dan memperbaiki diri. Buang jauh-jauh ego kita, katakanlah dalam hati "ya" jika memang perkataan orang itu benar, walau kata2 itu menyakitkan…..

Kadang kita berbuat bukan dengan maksud seperti apa yang orang pikirkan, namun banyak penilaian orang terhadap diri kita dan sialnya kadang penilaian tersebut negatif dan memang benar-benar kita "lakoni"…..
Hal ini kadang yg membuat kita jadi senewen dan akhirnya timbul perpecahan dan kebencian, yang seharusnya kita akui bahwa "ya… saya seperti itu…"

Kenapa ???

" Karena memang begitu kenyataan yang ada, karena memang benar apa yg kita lakukan walau (mungkin) tanpa sadar itu menyakitkan orang-orang terkasih. Kita janganlah membantah karena hal itu memang benar-benar kita lakukan….. Jadi, terimalah bahwa "kita memang seperti ini…. dan kita harus bisa bercermin untuk merubah diri kita sendiri…."

Menyakitkan bukan….. :-)

Namun yang perlu diingat…
KEJUJURAN BUKANLAH FITNAH…

Hal yang tidak benar yg dilontarkan seseorang ke kita bisa berupa Fitnah, itu bukanlah kejujuran orang tersebut untuk mengingatkan kita atau memperbaiki diri kita.

Jadi, terimalah kejujuran sikap seseorang terhadap kita sebagai respon seseorang akan siapa sebenarnya diri kita…. Jangan dibantah, tapi jadikanlah cermin….
Walau memang itu menyakitkan hati kita… tapi apakah kita berfikir bahwa kita lebih menyakitkan hati orang tersayang kita dengan kebohongan kita….
Kebohongan yang dibalas dengan kejujuran adalah suatu hal yang sangat indah…. betapa itu akan menjadikan kita lebih baik dalam menjalani hidup…
Coba bayangkan seandainya kebohongan kita dibalas lagi dengan kebohongan orang tersayang kita… apa jadinya, masalah gak akan terselesaikan.

Jadi….. terimalah siapa diri kita sebenarnya untuk kebaikan kita sendiri, janganlah menjadi orang lain, tapi jadilah diri kita…

WALAU ITU KADANG MENYAKITKAN dan PASTI SULIT UNTUK DITERIMA…..

Mass Rapid Trans (MRT) ala Jakarta …..

June 20th, 2006 by mpiq

Ditengah kondisi merosotnya demand warnet (karena kuliahan pada libur dan anak sekolah banyak yg ujian Her)…. akhirnya ane juga ngirit bensinin taksi, hehehehehe.

Karena kebutuhan "update" keyboard warnet yg udah pada ilang hurupnya & udah beberapa user yg komplen… finally ane jalan ke mangga dua buat ngeborong LOGITECH.
Ya itu, karena ngiritin bensin taksi, akhirnya ane brangkat dengan Mass Rapid Trans alias KRL Jabotabek, maklum dibanding taksi yg ke mangga dua bisa sampe 100 rebu, dengan MRT ala Jakarta itu cukup ngabisin duit 4.500 perak (naek angkot 1.500 ke stasiun UI, naek KRL 1.500 sampe Kota BEOS, naek mikrolet 1.500 sampe Dusit Mangga-Dua)…..

gila, irit khan….

Walau campur keringat dan bebauan standar, ane masih enjoy dengan iPod di kuping dengerin total 20 lagu sampe Mangga Dua.

Nahhh….. waktu naek KRL, ane dapet KRL tahun jebot jamannya pak harto lagi membangun bangsa…. usianya kira2 35 tahun lah, namun ajaib seperti sulap, ntu KRL masih mampu lari diatas 100 KM/jam walau dengan goyangan "super inul". Asli ngebut……. mungkin karena gak mau dibalap sama KRL ekspress di belakangnya kali yahhh… walau akhirnya kebalap di stasiun manggarai, hehehe…..

Hanya butuh 30 menit dari UI Depok ke stasiun Kota…. bayangin kalo naek taksi, udah mahal blom tentu 1 jam sampe.
Aneka makhluk berkrliaran di dalam KRL, mulai dari makhluk maniz sampe makhluk basi… dari makhluk yg terlihat pinter, edukasionis sampe makhluk yang pura2 pinter atau pura2 edukasionis… blum lagi makhluk yang mampu ga mandi selama 1 minggu, yg selalu sapu2in lantai KRL yg penuh dengan aneka "output" makhluk hidup… sambil nyapu dengan muka memelas semelas melasnya dia minta uang…. "kakaaaak, blum makaaaan….oooom blum makan…."

Duuuuh………..

Sampe stasiun kota terlihat di pintu kluar para penjaga pintu stasiun sibuk nahanin orang2 buat mintain karcis…. ane sih lewat aja karena beli karcis yg cuma CengGo… yg gak punya ato ilang, naas deh harus bayar 10x lipet, gak mau tau alesannya…..

Kejam…. menurut ane sih nggak, mungkin emang dengan cara gitu bikin orang2 kapok ga beli karcis walau ane jg ga yakin tu uang denda masuk ke kas PT KAI divisi JABOTABEK….

Abis naek mikrolet, ane sambangin deh vendor hardware ane… pesen Keyboard Logitech 27 biji sambil minta buru2, soalnya "my little princess" udah nelponin mlulu dari AlPus….
Kelar packing keyboard, ane cabs ke halte BusWay kota (beos) soalnya ni HP udah bergetar mulu ada panggilan dari "DeNezz" ponakan tersayang….
Ternyata ngangkat keyboard 27 biji yang dipisah jadi 13 + 14 berat juga… ane kira enteng…. Ato emang karena badan ane ceking kaya aming, makanya ga kuat ngangkat, hehehehehehehehe….

Setelah berkeringat dengan panasnya mikrolet ditambah beratnya kibor, akhirnya menikmati nyaman & dinginya BusWay….. telpon terus bergetar nanyain "udah di destination mana om…." hehehehe, sambil boong2 dikit bilang 3 halte di depannya (hayoooooooooo, ngaku akhirnya… wakakakakakak…)

Nahh, pemandangan BusWay beda banget sama KRL tadi… emang sih tiketnya lebih mahal 2rebu dari KRL… tapi di BusWay ini pemandangannya Indah Tiada Tara hahahahaha….. Dengan wangi2 parfum elite wanita2 kantoran… beuuuuh, kinclong2 bokkkkk.
Kalo di KRL yg kinclong cuma 2%, nah di Busway yg kinclong 98% nya… huehehehehe.

Finally…. sampe halte monas, knapa ni busway brenti lama banget…
Ane ngelongok ke depan, ternyata ni busway ngantri dan panjangnya persis Kereta… Usut punya usut ternyata Busway paling depan nyenggol 3 motor (gak tau mana yg bener… busway yg nyenggol apa motor yg nyenggol….) lumayan lama ada 5 menit buat ngantri…. trus 5 menit lagi buat ngambil jarak antar bus yg cuma per 1 menit. Ane ngerasain ni ponakan pasti udah gak sabaran…

Yahh…. sampe juga akhirnya njemput ponakan tersayang sambil nenteng2 kibor, trus langsung jalan ke KemPrat bwat nganterin temen2 ponakanku tersayang….

Hmmmm….. Ternyata hidup itu memang Indah…. Sayang di sia-sia in…. :-)